Kriminal Breaking Featured

Pria Ditemukan Meninggal di Pembibitan Sawit Kampung Bukit Makmur, Diduga Bunuh Diri

Share berita ini
Pria Ditemukan Meninggal di Pembibitan Sawit Kampung Bukit Makmur, Diduga Bunuh Diri
Pria Ditemukan Meninggal di Pembibitan Sawit Kampung Bukit Makmur, Diduga Bunuh Diri
JURNALISBERAUNEWS _ BERAU — Seorang pria bernama Mohammad Solikin Selamet Agung Nugroho (25) ditemukan meninggal dunia di area pembibitan sawit...

JURNALISBERAUNEWS _ BERAU — Seorang pria bernama Mohammad Solikin Selamet Agung Nugroho (25) ditemukan meninggal dunia di area pembibitan sawit milik warga di RT 06, Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat (21/8/2026) pagi. ‎ ‎Korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WITA oleh seorang saksi, Yogi Wiranata, yang hendak berangkat bekerja.

Saat ditemukan, korban berada di area pembibitan sawit dengan posisi tubuh mengarah ke tanah. ‎ ‎Korban diketahui merupakan pekerja yang bekerja sebagai buruh harian di pembibitan sawit milik Irawan. Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban merupakan warga asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dan selama bekerja di Berau tinggal di mess milik Irawan di Kampung Bukit Makmur. ‎

‎Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban terakhir kali terlihat meninggalkan mess pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 19.00 WITA. ‎ ‎Saat itu, korban sempat berbincang bersama Haris dan Yogi di mess. Sekitar pukul 18.30 WITA, Haris pulang ke rumah, sementara Yogi kembali ke kamar mess. ‎ ‎

Sekitar pukul 19.00 WITA, korban kemudian meninggalkan mess dengan mengendarai sepeda motor Honda CRF miliknya. Setelah itu, korban tidak lagi dapat dihubungi. ‎ ‎Pada Selasa (18/8/2026), korban sempat mengirim pesan suara kepada seseorang bernama Hosing. Namun setelah pesan tersebut, nomor telepon korban kembali tidak dapat dihubungi. ‎

‎Upaya pencarian kemudian dilakukan. Pada Rabu hingga Kamis (19–20/8/2026), Arif melakukan pencarian di sekitar Kampung Bukit Makmur hingga ke arah Labanan. Namun, korban belum berhasil ditemukan. ‎

‎Hingga akhirnya pada Jumat pagi, Yogi menemukan korban telah meninggal dunia di area pembibitan sawit milik Irawan. Yogi kemudian menghubungi Irawan untuk memberitahukan kejadian tersebut. ‎ ‎ ‎ ‎

Sejumlah barang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, di antaranya satu buah tas, satu unit telepon seluler merek Redmi, botol Teh Pucuk, dompet berisi identitas korban, KTP, STNK serta uang tunai sekitar Rp133 ribu. ‎ ‎Petugas juga menemukan satu bungkus rokok beserta dua korek gas. Selain itu, ditemukan dua buah tali, masing-masing berwarna cokelat dengan panjang sekitar 190 sentimeter dan tali berwarna biru dengan panjang sekitar 130 sentimeter.

 Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Abdul Rivai untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum. ‎ ‎Berdasarkan informasi sementara dari hasil pemeriksaan visum, ditemukan tali nilon berwarna biru yang melilit bagian leher korban. Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga menemukan tali nilon yang terikat pada rangka pondok di lokasi korban ditemukan. ‎ ‎

Dari keterangan saksi-saksi, korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. ‎ ‎ ‎ ‎Dari temuan awal di TKP dan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri. ‎ ‎

Namun, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang. ‎ ‎Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban direncanakan dipulangkan ke kampung halamannya di Jalan Nusa Indah, LK Kunden Timur, RT 01/RW 02, Kelurahan Kunden, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. ‎

‎Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia, termasuk aktivitas korban sejak meninggalkan mess hingga ditemukan di lokasi pembibitan sawit.

 ‎ ‎

‎Humas Polres Berau

Chat with us on WhatsApp